Penulis: Admin

  • Wujud Kepedulian, Polwan Polda Kalteng Sambangi Personel Satgas Karhutla

    Wujud Kepedulian, Polwan Polda Kalteng Sambangi Personel Satgas Karhutla

    Palangka Raya – Wujud kepedulian Polwan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan anjangsana dan bakti kesehatan kepada personel Polri yang tengah bertugas melakukan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pakor Polwan Polda Kalteng AKBP Anastasia Greta bersama sejumlah Polwan Polda Kalteng. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Polwan terhadap personel yang berada di lapangan, khususnya mereka yang harus bekerja dalam kondisi penuh tantangan akibat bencana asap.

    Dalam anjangsana tersebut, Polwan Polda Kalteng memberikan sejumlah bantuan dan kebutuhan penunjang bagi personel yang melaksanakan pemadaman Karhutla. Bantuan yang diberikan di antaranya minuman, makanan ringan, sepatu boot, obat-obatan, vitamin, oksigen kaleng, dan senter kepala, serta masker.

    Selain memberikan bantuan, kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti kesehatan sebagai upaya menjaga kondisi dan kebugaran personel yang bertugas. Mengingat personel pemadam Karhutla berhadapan langsung dengan asap dan kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan, perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

    Pakor Polwan Polda Kalteng mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polwan kepada personel Polri yang sedang berjuang menangani Karhutla sekaligus sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-78.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan dukungan kepada rekan-rekan yang sedang bertugas di lapangan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menambah semangat personel dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut mengusung tema Polwan RI Peduli Bencana Asap, yang mencerminkan komitmen Polwan Polda Kalteng untuk hadir memberikan dukungan, baik kepada masyarakat maupun personel yang berada di garis depan dalam penanganan bencana Karhutla.

    Kehadiran Polwan di tengah personel yang melaksanakan pemadaman Karhutla diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi bencana asap di wilayah Kalimantan Tengah.

  • Personel KP XVIII – 2006 Ditpolairud, Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Masyarakat Dan ABK Kapal Di Das Mentaya

    Personel KP XVIII – 2006 Ditpolairud, Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Masyarakat Dan ABK Kapal Di Das Mentaya

    Polair.kalteng.polri.go.id
    Sampit – Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah beserta jajarannya terkhusus Kapal Polisi (KP) XVIII – 2006 wilayah patrolinya Daerah Aliran Sungai (Das) Mentaya, kab. Kotawaringin timur, Pelabuhan Bagendang menggalakkan sosialisasi tentang bahaya narkoba diatas kapal, Jumat (11/9/2026) pagi.

    Kegiatan sosialisasi ini sekaligus memberitahukan kepada awak kapal agar lebih paham dan mengerti tentang bahaya narkoba serta efek orang yang mengkonsumsi dari penggunaan narkoba.

    Personel KP XVIII-2006 menjelaskan pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian
    selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh.

    Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian
    karena itu, jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan.

    Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh anak buah saya selain patroli juga menyampaikan penyuluhan-penyuluhan yang sudah menjadi agenda rutin bagi anggota kami guna menjaga Kamtibmas agar tetap dalam keadaan Kondusif,”Pungkasnya.

    Selain itu Komandan KP XVIII-2006 Aipda Choirul Mahfud juga memberikan imbauan dan arahan kepada awak kapal mengenai alat keselamatan berlayar, ada persiapan life jacket untuk personil jaga yang disimpan dalam berbagai lokasi seperti bridge, engine control room dan personil juga menghimbau jangan ada alat yang rusak terus diperbarui setiap tahunnya,”tutupnya.(KP26)

  • Cegah Sebaran Api di Jalan G. Obos, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Kembali Padamkan Kebakaran Lahan

    Cegah Sebaran Api di Jalan G. Obos, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Kembali Padamkan Kebakaran Lahan

    Palangka Raya – Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah bergerak cepat menanggulangi kobaran api di kawasan Jalan G. Obos, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

    Setibanya di lokasi, petugas langsung membentang selang pemadam dan menyemprotkan air secara masif ke titik api yang membakar vegetasi semak belukar di tepi jalan. Personel di lapangan juga melakukan proses pembasahan mendalam (cooling down) pada area tanah gambut guna mematikan sisa-sisa bara api agar tidak memicu kebakaran susulan.

    Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel di lapangan merupakan komitmen penuh Polda Kalteng dalam merespons cepat setiap potensi karhutla guna mencegah terjadinya bencana kabut asap.

    “Setiap kemunculan titik api langsung kita respons cepat dengan tindakan pemadaman dan pembasahan lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman,” tegasnya.

    Berkat respons cepat dan kerja keras personel di lapangan, titik api di Jalan G. Obos berhasil dilokalisasi dan dipadamkan secara total. Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan dengan aman, tertib, serta situasi di lokasi kejadian dipastikan kondusif dan terkendali.

  • Brimob Kalteng Padamkan Karhutla di Handil Nagasari

    Brimob Kalteng Padamkan Karhutla di Handil Nagasari

    Kapuas – Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Trans Kalimantan Km. 8, Handil Nagasari, Kabupaten Kapuas, Jumat (11/9/2026).

    Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan terhadap titik api agar tidak meluas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Satbrimob Polda Kalteng dalam membantu penanganan Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

    Personel juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali muncul. Penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel selama berada di lapangan.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

    “Kami terus mengingatkan personel untuk tetap sigap dalam setiap penanganan Karhutla. Laksanakan tugas dengan mengutamakan keselamatan, tetap solid bersama seluruh unsur di lapangan, dan lakukan pemantauan secara berkelanjutan agar api tidak kembali meluas,” ujar Kombes Pol. Dieno.

    Ia menambahkan, Satbrimob Polda Kalteng akan terus hadir membantu masyarakat dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga lingkungan serta menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

    “Kami berharap seluruh upaya yang dilakukan bersama dapat membantu mengendalikan Karhutla dan mencegah dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan,” pungkasnya.

  • Dansatbrimob Kalteng Turun Langsung Padamkan Karhutla di Km.21

    Dansatbrimob Kalteng Turun Langsung Padamkan Karhutla di Km.21

    Palangka Raya – Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pada Jumat malam, 11 September 2026, Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. bersama personel turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pemadaman Karhutla di kawasan Jl. Tjilik Riwut Km.21, Palangka Raya.

    Di tengah kondisi malam hari, personel tetap bekerja untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya. Dengan peralatan yang tersedia, proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dan tetap memperhatikan keselamatan personel di lapangan.

    Kehadiran langsung Dansatbrimob menjadi bentuk komitmen untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan dengan baik sekaligus memberikan semangat kepada personel yang bertugas.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo mengatakan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh pihak.

    “Kami akan terus hadir di lapangan untuk memastikan setiap titik Karhutla dapat ditangani dengan sebaik mungkin. Saya juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga keselamatan selama bertugas, bekerja dengan solid dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi kondisi di lapangan,” ujar Kombes Pol. Dieno.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani lebih cepat. Semoga seluruh personel yang bertugas selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

    Satbrimob Polda Kalteng akan terus mendukung upaya penanganan Karhutla serta hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran.

  • Tembus Kepulan Asap, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Padamkan Karhutla

    Tembus Kepulan Asap, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Padamkan Karhutla

    PALANGKA RAYA – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diintensifkan jajaran Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Dengan mengedepankan kesiapsiagaan dan semangat pengabdian, personel Ditsamapta turun langsung ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman dan pendinginan, Jumat (11/9/2026).

    Di tengah kepulan asap dan kondisi medan yang cukup sulit, personel tetap bergerak menyisir area terdampak untuk mencari titik-titik api yang masih menyala. Pemadaman dilakukan secara intensif dengan menyasar bagian lahan yang masih mengeluarkan asap maupun bara guna mencegah api kembali berkobar.

    Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Kalteng dalam merespons setiap kejadian karhutla secara cepat sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak yang ditimbulkan, khususnya ancaman kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

    Dirsamapta Polda Kalteng Kombespol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa personel Ditsamapta akan terus dikerahkan secara maksimal dalam menangani karhutla di wilayah hukum Polda Kalteng.

    “Personel di lapangan tidak boleh lengah. Meskipun harus menembus kepulan asap dan menghadapi kondisi medan yang sulit, pemadaman tetap dilakukan secara maksimal. Kami pastikan setiap titik api ditangani agar tidak kembali membesar dan meluas,” tegas Viddy.

    Dalam pelaksanaannya, personel juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api baru yang berpotensi menjalar ke area lainnya. Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh, terutama pada bagian lahan yang masih menyimpan bara di dalam tanah.

    Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla karena bara yang masih tersisa dapat kembali memicu munculnya api. Oleh karena itu, personel terus melakukan penyiraman secara berulang hingga kondisi lahan dinyatakan aman dan tidak lagi ditemukan asap maupun bara.

    “Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas. Kami akan terus bergerak selama masih ditemukan titik api maupun potensi munculnya kembali kebakaran,” tambahnya.

    Ditsamapta Polda Kalteng mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan menggunakan cara membakar. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

    “Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Jangan menunggu api membesar. Jika menemukan titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas,” pungkasnya. (Pids/)

  • Antisipasi Tindak Kejahatan, Tim PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Susuri Jalanan Malam Kota Palangka Raya

    Antisipasi Tindak Kejahatan, Tim PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Susuri Jalanan Malam Kota Palangka Raya

    PALANGKA RAYA – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Patroli Perintis Presisi (PPRC) Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengintensifkan patroli malam dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan di Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2026) dini hari.

    Patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas dan tindak kejahatan yang dapat terjadi pada malam hari. Dengan menggunakan kendaraan patroli, personel menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan, termasuk ruas jalan yang minim aktivitas masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, personel PPRC tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga memastikan kondisi di sepanjang jalur patroli tetap aman dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

    Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Kalteng melalui Ditsamapta dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas warga mulai berkurang.

    Dirsamapta Polda Kalteng Kombespol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

    “Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel kami terus bergerak menyusuri sejumlah kawasan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Viddy.

    Selain melakukan pemantauan, personel juga mengantisipasi keberadaan kelompok maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas. Apabila ditemukan situasi yang memerlukan penanganan, personel akan segera mengambil langkah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

    Patroli malam juga menjadi sarana bagi personel untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat yang masih beraktivitas. Petugas mengimbau warga agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

    “Kehadiran anggota di lapangan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Karena itu, patroli dilakukan secara mobile dan menyasar lokasi-lokasi yang membutuhkan kehadiran personel,” tambahnya.

    Ditsamapta Polda Kalteng mengajak seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi masyarakat melalui kewaspadaan dan kepedulian terhadap kondisi sekitar menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman.

    “Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya. (Pids/)

  • Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah

    Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah

    PALANGKA RAYA – Di tengah padatnya agenda kunjungan kerja di Kalimantan Tengah untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyempatkan diri singgah di Masjid Natabel Jannah, Jalan Lamtoro Gung, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

    Di masjid tersebut, usai pelaksanaan salat Jumat berjamaah, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyerahkan 30 paket santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta 150 porsi nasi bungkus Jumat Berkah kepada para jamaah dan warga yang melintas di sekitar masjid.

    Dengan penuh kehangatan, Wakapolri menyapa dan berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim, kaum dhuafa, serta masyarakat yang menerima bantuan, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

    Kehadiran Wakapolri di Masjid Natabel Jannah menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di sela pelaksanaan tugasnya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

    Masjid Natabel Jannah memiliki kedekatan tersendiri dengan perjalanan pengabdian Komjen Dedi Prasetyo di Kalimantan Tengah. Masjid yang berada di Kompleks Perumahan Bhayangkara Residence tersebut mulai dibangun pada 7 Oktober 2021 dan diresmikan pada 12 Januari 2024, saat Komjen Dedi Prasetyo menjabat sebagai Kapolda Kalteng.

    Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Natabel Jannah juga aktif menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan. Setiap pekan, pengurus masjid menggelar program Jumat Berkah dengan membagikan 100 hingga 150 porsi makanan kepada masyarakat setelah pelaksanaan salat Jumat.

    Semangat berbagi tersebut menjadi bagian dari kepedulian yang terus dijaga di lingkungan Masjid Natabel Jannah, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menekankan pentingnya menjaga semangat kepedulian dan berbagi kepada sesama.

    “Kegiatan seperti ini harus terus kita hidupkan. Bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan empati serta semangat berbagi kepada sesama,” ujar Komjen Dedi.

    Menurutnya, pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

    Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa jajaran Polda Kalteng akan terus mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

    “Ini menjadi wujud nyata Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi, peduli, dan memberikan manfaat,” ujar Irjen Iwan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak beserta rombongan, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, serta para pejabat utama Polda Kalteng.

    Kehadiran Wakapolri di Masjid Natabel Jannah menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meneguhkan semangat kepedulian Polri kepada masyarakat.

  • Peduli Kesehatan Anggota, Wakapolri Berikan Bantuan Masker untuk Satgas Karhutla

    Peduli Kesehatan Anggota, Wakapolri Berikan Bantuan Masker untuk Satgas Karhutla

    Palangka Raya – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, secara langsung memberikan bantuan masker kepada personel Satgas Karhutla Polda Kalteng.

    Bantuan tersebut, secara resmi diserahkan oleh peserta didik Sespimti, Sespimmen, dan SPPK yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) di wilayah Kalteng, kepada Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat di Posko Km.21, Palangka Raya. Jumat (11/9/2026).

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas perhatian Wakapolri.

    Menurutnya, dukungan moral dan logistik sangat memotivasi anggota di lapangan. Penyerahan masker ini juga bentuk perhatian pimpinan Polri terhadap kesehatan dan keselamatan personel yang setiap hari berjibaku di lapangan dengan kondisi asap yang cukup tebal akibat Karhutla.

    “Kami pastikan seluruh personel Satgas dalam kondisi sehat dan siap 24 jam untuk menanggulangi Karhutla. Bantuan masker ini sangat bermanfaat bagi anggota,” tutup Kapolda.

  • Turun Langsung ke Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Negara Hadir Lindungi Masyarakat

    Turun Langsung ke Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Negara Hadir Lindungi Masyarakat

    PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo turun langsung ke Posko Induk Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). Kehadiran tersebut menegaskan keseriusan Polri dalam memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal sekaligus memastikan masyarakat mendapat perlindungan di tengah kondisi kebakaran dan kualitas udara yang memburuk.

    Didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca P. Simanjuntak, Wakapolri mengecek langsung kesiapan personel, sarana-prasarana, strategi penanganan, hingga dukungan para perwira peserta didik yang diterjunkan ke wilayah terdampak.

    Kehadiran Wakapolri di posko bukan sekadar pemeriksaan kesiapan, tetapi memastikan seluruh kekuatan yang telah digelar benar-benar bekerja menjawab kebutuhan di lapangan. Mulai dari pemadaman, pencegahan meluasnya api, edukasi masyarakat, hingga mitigasi agar kebakaran tidak terus berulang.

    Di Kalimantan Tengah, Satgas Pemburu Api Polda Kalteng diperkuat 354 personel. Kekuatan tersebut terdiri dari 150 personel Brimob, 149 personel Samapta, serta 55 personel dari 11 subsatgas yang melibatkan fungsi Polairud, SDM, Reskrim, Reskrimsus, Narkoba, Pamobvit, Intelkam, Lantas, Propam, Binmas dan SPN.

    Selain itu, terdapat 158 personel Satgas Edukasi Karhutla BKO Lemdiklat Polri yang memperkuat pendekatan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

    Wakapolri juga mengecek langsung keberadaan 59 peserta didik Polri (Serdik) di Kalimantan Tengah, yang terdiri atas 40 peserta Sespimmen, 12 peserta Sespimti, dan 7 peserta SPPK. Para Serdik menjalankan peran strategis melalui edukasi dan penyuluhan, pendampingan masyarakat, serta memberikan masukan mengenai pola penanganan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

    Penguatan pencegahan juga dilakukan melalui kelompok penugasan peserta didik lainnya. Sebanyak 322 personel, terdiri dari 64 peserta Sespimti, 207 peserta Sespimmen, 29 peserta SPPK dan 22 pendamping, ditugaskan dalam penguatan edukasi, penyuluhan dan pencegahan karhutla di enam Polda prioritas. (Tribrata News⁠)

    Kelompok 322 personel tersebut merupakan kelompok penugasan yang berbeda dengan 198 personel peserta didik yang sebelumnya melaksanakan penugasan dalam penguatan penanganan karhutla. Keduanya merupakan kelompok penugasan tersendiri dan tidak diposisikan sebagai satu kekuatan atau satu rangkaian angka.

    Besarnya kekuatan yang dikerahkan sejalan dengan situasi karhutla yang membutuhkan penanganan serius. Data terbaru mencatat 107.309 titik hotspot, 2.819 firespot, dan 9.228,04 hektare lahan terbakar. Konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

    Dampak karhutla juga terasa pada kualitas udara. Di Palangka Raya, Air Quality Index (AQI) mencapai 3.242 dengan status “Sangat Berbahaya”. Kondisi tersebut mempertegas bahwa karhutla bukan semata persoalan lingkungan, tetapi telah menyentuh aspek keselamatan, kesehatan, aktivitas sosial dan perlindungan masyarakat.

    Situasi semakin menantang karena fenomena El Nino sangat kuat pada Agustus–September 2026, dengan kondisi kekeringan mendekati ekstrem. Pada lahan gambut, kondisi tersebut membuat api lebih sulit dikendalikan karena kebakaran dapat menjalar di bawah permukaan.

    Wakapolri menekankan bahwa kebakaran gambut tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemadaman dari udara maupun kekuatan darat. Penanganan harus dilakukan secara terpadu melalui pemadaman, pencegahan, mitigasi dan pengendalian kondisi lingkungan.

    Salah satu fokusnya adalah menjaga ketinggian muka air gambut. Kondisi ideal berada di sekitar 40 sentimeter, sementara di sejumlah wilayah Kalteng muka air telah berada sekitar 120 sentimeter, sehingga diperlukan intervensi untuk mengembalikan kelembapan gambut.

    Karena itu, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat melakukan berbagai langkah mitigasi, antara lain penyekatan kanal, pengisian air, pembangunan sumur bor, embung serta pembukaan akses menuju lokasi rawan kebakaran.

    Saat ini tercatat 220 sumur bor dan 104 embung air telah disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan mempercepat penanganan di wilayah rawan.

    “Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolri.

    Kehadiran langsung Wakapolri di tengah personel menjadi pesan bahwa penanganan karhutla merupakan prioritas. Seluruh kekuatan Polri diminta bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan agar api dapat dikendalikan, masyarakat terlindungi, dan ancaman kabut asap tidak meluas.

    “Ini merupakan kolaborasi dari kolaborasi policing yang kita laksanakan. Ya, semoga cepatlah tertangani,” ujar Wakapolri.