Blog

  • Polsek Bulik Monitoring SPPG, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar

    Polsek Bulik Monitoring SPPG, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar

    Lamandau – Personel Polsek Bulik melaksanakan kegiatan monitoring Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukumnya pada Kamis malam (23/07/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan di lokasi SPPG guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Monitoring juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat operasional maupun kesiapan pendistribusian makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

    Selain itu, personel Polsek Bulik berkoordinasi dengan petugas SPPG serta menyampaikan imbauan agar selalu menjaga keamanan lingkungan, memperhatikan kebersihan area kerja, dan segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan.

    Kegiatan monitoring ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

    Melalui kegiatan tersebut, Polsek Bulik berharap seluruh rangkaian kegiatan di SPPG dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (Hms)

  • Polsek Bulik Cek Debit Air DAS Lamandau, Status Siaga IV (Normal)

    Polsek Bulik Cek Debit Air DAS Lamandau, Status Siaga IV (Normal)

    Lamandau – Personel Piket Polsek Bulik melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Lamandau pada Jumat (24/07/2026) pukul 07.25 WIB di Stasiun Pantau Dermaga Batu Bisa sebagai langkah monitoring terhadap kondisi muka air sungai di wilayah hukum Polsek Bulik.

    Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi dengan koordinat 2.1793 S, 111.46 E, diketahui Tinggi Muka Air (TMA) DAS Lamandau berada pada kedalaman 0 cm dengan status Siaga IV (Normal). Hasil tersebut menunjukkan tidak mengalami perubahan dibandingkan hasil pemantauan pada Kamis (23/07/2026).

    Kegiatan monitoring ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memantau perkembangan kondisi debit air sungai guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, serta memberikan informasi terkini kepada masyarakat dan instansi terkait.

    Polsek Bulik akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan debit air DAS Lamandau dan berkoordinasi dengan instansi terkait apabila terjadi perubahan yang berpotensi menimbulkan dampak bagi masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat tetap memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi debit air sungai serta dapat meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi perubahan situasi di kemudian hari. (Hms)

  • Tegas! Polda Kalteng Tetapkan Delapan Tersangka Karhutla di Tumbang Nusa

    Tegas! Polda Kalteng Tetapkan Delapan Tersangka Karhutla di Tumbang Nusa

    Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

    Penetapan tersangka dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menindak tegas pelaku pembakaran lahan.

    “Delapan orang tersebut merupakan pemilik lahan yang memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT). Mereka diduga membuka lahan dengan cara membakar dan masing-masing memiliki bidang lahan sendiri dalam satu hamparan,” kata Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kamis (23/7/2026).

    Kapolda menjelaskan, penetapan tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan Polres Pulang Pisau terhadap penyebab kebakaran di kawasan Tumbang Nusa.

    Penyidikan masih terus dikembangkan untuk memastikan ada atau tidaknya pihak lain yang turut terlibat dalam kasus tersebut, sehingga seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara menyeluruh.

    “Kami ingin memberikan efek jera kepada para pelaku. Selama proses penyidikan berlangsung, lahan yang terbakar tidak boleh dimanfaatkan terlebih dahulu,” ujarnya.

    Sebagai bagian dari proses hukum, seluruh lahan yang menjadi objek perkara telah ditetapkan dalam status quo dan dipasang garis polisi guna menjaga keutuhan barang bukti selama penyidikan berlangsung.

    Langkah tersebut juga menjadi bentuk ketegasan Polda Kalteng dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan yang mengakibatkan karhutla, sekaligus memberikan pesan bahwa setiap pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Hingga saat ini belum ditemukan fakta yang mengarah pada keterlibatan pihak lain. Namun penyelidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lainnya,” tegasnya.

    Di sisi lain, Polda Kalteng bersama Satgas Karhutla terus mengintensifkan upaya pemadaman di kawasan Tumbang Nusa. Api yang sebelumnya berhasil dipadamkan di lahan seluas sekitar 4,74 hektare kembali muncul akibat bara yang masih tersimpan di bawah permukaan gambut.

    Karakteristik lahan gambut yang mampu menyimpan bara dalam waktu lama menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Karena itu, patroli darat, patroli udara, serta pengecekan setiap titik panas terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas.

    “Saya sudah memerintahkan seluruh anggota agar setiap hotspot yang terdeteksi segera dicek di lapangan. Jika ditemukan kebakaran, penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran,” tutup Kapolda.

  • Kapolda dan Gubernur Kalteng Tinjau Posko Karhutla di Tumbang Nusa

    Kapolda dan Gubernur Kalteng Tinjau Posko Karhutla di Tumbang Nusa

    PULANG PISAU – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalimantan Tengah meninjau Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi kebakaran.

    “Kami ingin memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan. Setiap informasi terkait karhutla harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak meluas,” kata Iwan.

    Dalam peninjauan tersebut, Kapolda menegaskan seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla agar selalu sigap merespons setiap laporan maupun titik panas yang terdeteksi di lapangan. Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi kunci untuk mencegah api meluas dan meminimalkan dampak kebakaran.

    Kapolda juga meminta seluruh personel terus memperkuat koordinasi dan memaksimalkan patroli di wilayah rawan karhutla sehingga setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

    “Saya juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan saat bertugas di lapangan. Penanganan harus dilakukan secara maksimal, tetapi faktor keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

    Kapolda berharap seluruh personel Satgas Karhutla tetap menjaga kesiapsiagaan dan bekerja secara optimal bersama seluruh instansi terkait agar kebakaran di Tumbang Nusa dapat segera dikendalikan serta tidak meluas ke wilayah lain.

  • SPN Polda Kalteng Gelar Sosialisasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) untuk Tingkatkan Kualitas PembelajaranMenulis

    SPN Polda Kalteng Gelar Sosialisasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) untuk Tingkatkan Kualitas PembelajaranMenulis

    BUKIT RAWI – SPN Polda Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang disampaikan oleh AKP Petrus U. E. S., S.Pd., M.Pd. dan IPTU Dewanto Okarsa, S.H., M.Kn., di SPN Polda Kalteng, Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/07/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU), tenaga pendidik (Gadik), serta seluruh pengasuh Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri berkemampuan SPKT Tahun Anggaran 2026.

    Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai penerapan Kurikulum Outcome Based Education (OBE), yaitu pendekatan pendidikan yang berfokus pada pencapaian kompetensi atau capaian pembelajaran (learning outcomes) yang harus dimiliki peserta didik setelah menyelesaikan proses pendidikan.

    Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Kurikulum OBE memiliki beberapa komponen utama, di antaranya Higher Order Thinking Skills (HOTS), yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6) sesuai Taksonomi Bloom Revisi. Selain itu terdapat Constructive Alignment, yakni keselarasan antara capaian pembelajaran, aktivitas pembelajaran, dan instrumen asesmen, sehingga seluruh proses pendidikan berjalan secara terarah dan terukur.

    Kurikulum ini juga menekankan pentingnya Learning Outcomes (LO), yaitu pernyataan mengenai kemampuan yang harus dapat ditunjukkan peserta didik setelah menyelesaikan suatu pembelajaran.
    Melalui penerapan metode OBE, pola pembelajaran mengalami perubahan dari metode ceramah yang berpusat pada tenaga pendidik menjadi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam metode ini, tenaga pendidik berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa lebih aktif dalam proses belajar, seperti melalui diskusi berbasis skenario, analisis kasus, pemecahan masalah, hingga penyusunan kesimpulan secara mandiri.

    Diharapkan penerapan Kurikulum OBE dapat meningkatkan kualitas proses pendidikan di SPN Polda Kalimantan Tengah, sehingga mampu mencetak Bintara Polri yang profesional, kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas di lapangan.

  • Personel Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Masyarakat Teweh Bersihkan Sampah di Pesisir DAS Barito

    Personel Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Masyarakat Teweh Bersihkan Sampah di Pesisir DAS Barito

    MUARA TEWEH – Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah melalui Mako Perwakilan Muara Teweh mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Jumat (24/07/2026) siang.

    Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Ditpolairud Polda Kalteng dalam menjaga kebersihan lingkungan perairan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

    DAS Barito menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat, khususnya bagi warga yang mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, masih ditemukan kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah ke sungai yang dapat mencemari lingkungan, mengganggu ekosistem perairan, serta berdampak pada kesehatan masyarakat.

    Sebagai langkah pencegahan, personel Ditpolairud Polda Kalteng mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang pesisir sungai sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar sungai tetap bersih, sehat, dan lestari.

    Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan harus terus ditingkatkan.

    “Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu terus ditumbuhkan. Sampah yang dibuang ke sungai tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu ekosistem perairan dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya.

    Ia berharap kegiatan gotong royong ini dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai.

    “Kami berharap melalui kegiatan bersih-bersih ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. DAS Barito merupakan aset bersama yang harus kita rawat dan lestarikan, bukan dijadikan tempat pembuangan sampah,” tutupnya

  • Jumat Sehat, Jumat Berkah, Kapolres Lamandau Pimpin Jalan Sehat Bersama Kodim 1017/Lamandau

    Jumat Sehat, Jumat Berkah, Kapolres Lamandau Pimpin Jalan Sehat Bersama Kodim 1017/Lamandau

    Lamandau – Dalam rangka mempererat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri, Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M. memimpin kegiatan Jumat Sehat, Jumat Berkah yang digelar Polres Lamandau melalui jalan sehat bersama personel Kodim 1017/Lamandau pada Jumat (24/07/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran personel Polres Lamandau dan prajurit Kodim 1017/Lamandau. Jalan sehat berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan sebagai upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan harmonis antara kedua institusi.

    Dalam kesempatan tersebut, AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini menjadi salah satu wujud komitmen Polres Lamandau dalam membangun sinergitas yang semakin kuat dengan Kodim 1017/Lamandau. Menurutnya, soliditas TNI-Polri merupakan modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lamandau.

    Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan. Personel Polres Lamandau dan Kodim 1017/Lamandau berjalan bersama sambil menjalin komunikasi yang baik, mencerminkan kekompakan serta semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan Jumat Sehat, Jumat Berkah ini, diharapkan sinergitas antara Polres Lamandau dan Kodim 1017/Lamandau semakin kokoh sehingga koordinasi dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Lamandau dapat terus berjalan secara optimal. (Hms)

  • Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Gencarkan Sosialisasi Karhutla Bersama Pemerintah Desa dan Babinsa

    Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Gencarkan Sosialisasi Karhutla Bersama Pemerintah Desa dan Babinsa

    Lamandau – Sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas Kelurahan Tapin Bini (Binaan), Desa Samu Jaya (Sentuhan), dan Desa Suja (Pantauan) Polsek Lamandau melaksanakan kegiatan sosialisasi dan imbauan tentang bahaya karhutla serta sanksi pidana pembakaran hutan dan lahan pada Jumat (24/07/2026) di Balai Desa Samu Jaya, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau.

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bripda Etsa Juniawan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Desa Samu Jaya dan Babinsa dengan sasaran masyarakat Desa Samu Jaya. Dalam kesempatan itu, warga diberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar serta dampak yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun aspek hukum.

    Selain mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah munculnya titik api (hotspot), Bhabinkamtibmas juga menjelaskan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat mengakibatkan pencemaran udara, gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kerusakan ekosistem, hingga hilangnya keanekaragaman hayati. Warga juga diberikan pemahaman mengenai sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya pencegahan karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi titik api di wilayahnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta semakin mempererat sinergi antara Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, Babinsa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Lamandau. (Hms)

  • Binroh Polres Katingan Perkuat Spiritualitas Personel, Wujudkan Polri Presisi yang Humanis

    Binroh Polres Katingan Perkuat Spiritualitas Personel, Wujudkan Polri Presisi yang Humanis

    Katingan – Polres Katingan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter personel melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binroh) yang dilaksanakan secara serentak sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Kegiatan rutin yang berlangsung pada Kamis pagi ini menjadi bagian dari pembinaan internal untuk memperkuat integritas, disiplin, serta kualitas spiritual anggota dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kamis (23/07/2026) Pagi

    Personel yang beragama Islam mengikuti pembinaan di Masjid Al Hafiz Polres Katingan dengan rangkaian pembacaan Surah Yasin, tausiah, dan doa bersama. Sementara itu, personel beragama Nasrani melaksanakan ibadah dan siraman rohani di Aula Rupatama, sedangkan personel beragama Hindu mengikuti pembinaan rohani di Ruang Command Center. Seluruh kegiatan berlangsung dengan khidmat dan mencerminkan semangat toleransi serta kerukunan antarumat beragama di lingkungan Polres Katingan.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Katingan Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo, S.H., M.H., menegaskan bahwa Binroh merupakan salah satu program pembinaan yang memiliki peran strategis dalam membentuk personel Polri yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan moral yang baik. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi landasan penting dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan Binroh yang dilaksanakan secara rutin, Polres Katingan berharap seluruh personel semakin termotivasi untuk meningkatkan keimanan, menjaga etika profesi, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Pembinaan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polres Katingan dalam membangun sumber daya manusia Polri yang Presisi, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. (hum)

  • Siaga dalam Tugas: Personel Piket Mako Polsek Marikit Tetap Bekerja dengan Ikhlas

    Siaga dalam Tugas: Personel Piket Mako Polsek Marikit Tetap Bekerja dengan Ikhlas

    KATINGAN – Polsek Marikit – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah. Pada Kamis pagi, 23 Juli 2026, personel Polsek Marikit melaksanakan piket mako sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal di wilayah hukum Polsek Marikit.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H., menegaskan bahwa personel piket mako harus hadir dengan sikap disiplin, sigap, dan humanis sebagai wujud pelayanan prima serta komitmen Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, personel melaksanakan penjagaan dan pemantauan situasi mako, memastikan kesiapan ruang pelayanan, serta mendukung kelancaran penerimaan laporan dan pengaduan masyarakat secara cepat, tepat, dan responsif.

    Selain itu, dilakukan pengecekan sarana pendukung operasional guna memastikan seluruh fasilitas pelayanan dalam kondisi siap digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

    Personel piket mako juga melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian dalam menjaga keamanan dan pelayanan kepolisian.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sebagai bentuk konsistensi Polsek Marikit dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan terpercaya. (RR25)